vps murah
PASANG IKLANTerima Review & Pasang Iklan Di Dedy Akas Website

Tekan Selama 3 Detik

Hallo para pengunjung setia DedyAkas.com, judul artikel kali ini adalah “ Tekan Selama 3 Detik ”. Artikel ini sengaja dibuat agar bermanfaat bagi para pengunjung dan pembaca setia DedyAkas.com.

Tekan Selama 3 Detik (press for 3 seconds)

Kata-kata ini muncul ketika bermula pada sebuah kejadian teman dikantor yang ingin mem-fungsikan sebuah printer yang masih baru Epson L210 namun keluaran lama.

Langkah-langkah installasi printer baru Epson L210 :

  1. Bukalah kemasan printer.
  2. Cek Accesoriess ketersediaan seperti : Tinta Black 2 buah, Tinta Merah 1 buah, Tinta Yellow 1 buah, Tinta Hijau 1 buah (total semua ada 5 Tinta Botol dengan 4 warna), Kabel USB, Kabel Power, Buku Panduan.
  3. Bacalah buku paduan.
  4. Bukalah semua perekat yang ada.
  5. Tambahkan alat gunting atau cutter serta sedikit tissue.
  6. Bukalah satu persatu tinta yang tersedia dengan gunting atau cutter sebagai alat pembuka dan gunakan tissue jika terjadi “tumpah tinta” .
  7. Setelah dibuka, isilah satu persatu dan disesuaikan dengan urutan infus yang ada.
  8. Elap-lah sisa-sisa tinta yang membakas pada permukaan infus sampai bersih.
  9. Setelah semua telah terisi, kemudian pasang infus sesuai dengan kaitannya.
  10. Jangan lupa untuk memutar kunci selang infus pada posisi terbuka.
  11. Kemudian sambungkanlah kabel power Printer L210, dari printer ke colokkan power listrik.
  12. Tekannlah power on pada Printer L210.
  13. Setelah beberapa detik, maka akan didapatkan dua warna lampu indikator pada Printer L210.
  14. Lampu indikator yang menyala adalah lampu power, dan lampu peringatan tinta.
  15. Agar Printer L210 bisa berfungsi sebagaimana mestinya, langkah yang harus dilakukan adalah “Tekan Selama 3 Detik / press for 3 seconds” pada tombol lampu indikator peringatan tinta.
  16. Setelah itu akan ada proses charge pendeteksian tinta.
  17. Untuk proses ini akan memakan waktu kurang lebih 10-20 menit.
  18. Sambil menunggu proses ini, lakukanlah installasi CD Driver Printer L210 pada Komputer atau Laptop.
  19. Masukkan CD Driver Printer L210 pada DVD ROM Komputer atau Laptop.
  20. Akan muncul tampilan aplikasi dari Driver Software Printer L210.
  21. Klik tombol Install Driver kemudian klik tombol OK.
  22. Pada proses installasi dari CD Driver Printer L210 ke Program Files di Windows akan memakan waktu kurang lebih 5-10 menit.
  23. Setelah proses ini selesai, lakukanlah koneksi Printer L210 dengan menggunakan kabel USB yang sudah tersedia.
  24. Dan langkah yang terakhir adalah “Test Print”
  25. Untuk test print ini, pastikan memiliki hasil yang baik.

Dedy Akas Website Tekan Selama 3 Detik

Demikianlah cara Installasi Printer L210 dan cara koneksi ke Komputer atau Laptop. Dimana sebuah judul “Tekan Selama 3 Detik / press for 3 seconds”. Menjadikan kata ajaib agar Printer tersebut bisa dipakai sebagaimana mestinya.

Printer L210 yang pada awalnya hanya sebagai sebuah pajangan saja, akhirnya bisa digunakan dan difungsikan.

Ternyata setelah Printer L210 ini terkoneksi dan berfungsi, masih ada permintaan yang lainnya, yaitu sharing Printer L210 untuk ke-semua perangkat Komputer dan Laptop yang ada di ruangan kantor.

Berikut adalah sepotong tips and tricks-nya :

  1. Menjadikan 1 unit Komputer sebagai Host atau Server.
  2. Kemudian komputer tersebut dibuat sebagai induk printer.
  3. Setelah Komputer dan Printer ter-install, langkah selanjutnya adalah sharing printer
  4. Klik kanan pada printer yang aktif.
  5. Kemudian klik “printer properties”.
  6. Akan muncul tampilan nama printer properties.
  7. Kemudian klik tab “sharing”
  8. Ceck list pada “Share this printer”
  9. Klik pada kolom “share name” isikanlah nama printer yang diinginkan.
  10. Kemudian klik OK.
  11. Setelah fungsi share printer telah berfungsi. maka langkah selanjutnya pada Komputer atau Laptop yang lain masuk pada setting “add printer”
  12. Kemudian pilih “Add a network, wireless or Bluetooth printer”
  13. Selanjutnya akan ada proses “searching for available printers…”
  14. Akan muncul printer yang telah di share.
  15. Kemudian klik “nama printer” lalu klik Next.
  16. Selanjutnya akan ada proses koneksi printer.
  17. Langkah yang terakhir adalah “test print”
  18. Jika sudah sampai pada proses ini, maka share printer ke semua Komputer atau Laptop dalam suatu jaringan dinyatakan telah berhasil.

Akhirnya kunjungan saya pada kantor teman saya membuahkan hasil yang maksimal. Sehingga kantor tersebut tidak perlu lagi membeli banyak printer.

Namun saran pribadi dari saya adalah diharuskan membeli minimal dua printer dengan maksud agar bila ada satu printer yang bermasalah, masih ada printer lainnya yang masih bisa difungsikan sambil menunggu proses service printer yang rusak. Sehingga kegiatan administrasi seperti scan, dan print bisa terus berjalan dengan mengandalkan printer yang masih berfungsi.

Karena berdasarkan dari pengalaman pribadi, untuk service resmi printer Epson tidak bisa ditunggu melainkan harus “waiting list” menunggu giliran di service. Untuk estimasi waktunya sendiri sangat beragam, jika beruntung dalam 1 hari sudah selesai maka besoknya printer sudah bisa beroperasi kembali. Namun jika kurang beruntung maka bisa saja memakan waktu sampai 1 minggu bahkan lebih. Yang paling miris adalah jika produk dari printer tersebut sudah “discontinue”, dalam hal ini tidak ada kata “beruntung” atau “kurang beruntung” melainkan “buntung”. Jika hal ini terjadi maka sudah dipastikan printer tersebut akan di “DO” tidak bisa diperbaiki lagi dengan alasan “perangkat dan alat-alatnya sudah tidak buat lagi”. Alhasil pelanggan harus melirik printer merk yang baru atau buatan terbaru yang tentu saja dengan harga dan kualitas yang bagus.

Wah… kalau dilihat dari judulnya sih simple “Tekan Selama 3 Detik”. Namun berhubung pada bagian sharing printer masih ada keterkaitannya, akhirnya artikel ini jadi panjang dan lebar untuk dibaca.

Kesimpulan untuk printer versi DedyAkas.com :

Sepertinya printer untuk yang versi ekonomis dibuat dengan memiliki umur yang tidak panjang. Hal ini terjadi ketika printer tersebut dipakai secara rutin dan terus menerus, walaupun pada awalnya yang habis adalah tinta, namun setelah beberapa kali terjadi penggantian tinta, akan timbul beberapa penyakit printer diantaranya :

  1. Hasil print yang tidak bagus terjadi pada Head Print.

Hal ini terjadi dikarenakan penumpukan tinta pada head printer. Penumpukan tinta sering kali terjadi dikarenakan sistem cleaning pada mesin dibuat secara standar. Sehingga jika sudah sering kali melakukan print dalam dalam jumlah yang banyak atau juga sering terjadi pada proses printe full color.

Perbaikan : Head Cleaning pada printer. Kalau sekali head cleaning hasilnya masih kurang bagus, masih ada langkah selanjutnya yaitu “head deep cleaning”.

  1. Minta di “reset”

Hal ini terjadi jika pemakaian print atau copy telah mencapai angka yang melebihi ketentuan dari pada printer tersebut, biasanya akan terjadi lampu indikator yang error.

Perbaikan : masih bisa diperbaiki dengan cara me-reset printer tersebut. Kalau pakai jasa kurang lebih untuk biaya reset printer adalah Rp. 50ribu.

  1. Kerusakan pada adaptor power printer.

Hal ini bisa terjadi jika printer dalam kondisi on atau hidup, namun terjadi padam listrik atau mati lampu dan mengakibatkan koslet pada unit adaptor. Dikarenakan adaptor tersebut terbuhung langsung ke listrik.

Perbaikan : akan terjadi penggantian adaptor, itu pun kalau unit-nya masih ada, estimasi harga kurang lebih 250-500ribu.

  1. Sistem penarikan kertas yang lama-kelamaan tidak lagi berfungsi dengan baik.

Hal ini akan terjadi jika terlalu sering salah memasukkan kertas, sehinga nyangkut di dalam printerm atau terlalu sering menggunakan kertas dengan ketebalan yang berbeda seperti kertas photo dan lain-lain.

Perbaikan : akan terjadi perbaikan pada roll penarik kertas, karena roll yang lama untuk gigi-gigi sudah pada haus.

  1. Fungsi Copy atau Scan error.

Jika terlalu sering memfungsikan fitur ini akan didapati hasil copy atau scan yang miring.

Perbaikan : penggantian unit sistem scaning seperti dinamo, roda gigi dan belt.

Baca Juga : Printer Epson L200

Baca Juga : Printer Epsonl L355

Demikianlah artikel ini dibuat dengan konteks yang memiliki referensi, cara, tips and tricks yang tentunya akan berguna bagi pengunjung dan pembaca.

Silahkan Share Artikel Ini:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *