Home > Handphone > Huawei Optimis Kalahkan Samsung di Industri Pasar Smartphone

Huawei Optimis Kalahkan Samsung di Industri Pasar Smartphone

Sebuah brand raksasa telekomunikasi dari China, Huawei, semakin berambisi untuk menjadi brand nomor satu di industri smartphone dunia. Setelah berhasil menyalip Apple, kini Huawei semakin optimis untuk mengalahkan Samsung yang telah sukses menjadi salah satu market leader sejak tahun 2012 lalu.

sumber : techripiu.com

Huawei juga mengklaim, bahwa ia bisa meraih predikat vendor smartphone terlaris di dunia tahun ini. Bahkan tanpa masuk pasar Amerika Serikat, yang merupakan sebuah pasar industri smartphone terbesar ketiga setelah India dan China. Penjualan ponsel Huawei memang mengalami kemajuan yang sangat pesat sepanjang tahun 2018 lalu. Vendor yang bermarkas di Shenzen tersebut, melaporkan bahwa kenaikan sampai 50 persen dalam pendapatan bisnis konsumen tahun kemarin menjadi lebih besar dari USD 52 miliar.

Semakin cemerlangnya bisnis konsumen maka semakin menarik pula pendapatan Huawei hingga 21 persen di tahun 2018, naik dari 15 persen dibandingkan dengan tahun 2017 menjadi USD 108,5 miliar. Dengan berhasilnya pencapaian tersebut artinya bisnis konsumen menyumbang 48 persen dari total semua pendapatan Huawei.

Richard Yu, selaku Kepala Divisi Konsumen Huawei mengatakan “Tanpa masuk pasar Amerika Serikat, Huawei mampu menjadi nomor satu di dunia.”

“ Saya sangat percaya di awal tahun ini, dan paling lambat tahun depan”, tambah Yu, ketika ditemui di acara konferensi pers 5G menjelang penyelenggaraan MWC (Mobile World Congress) 2019 Beijing pada tanggal 24/01/2019. 

Agar selalu bisa menjaga momentum penjualan, Richard Yu juga mengungkapkan bahwa pihak Huawei akan kembali meluncurkan ponsel terbarunya yaitu smartphone lipat di bulan depan yang dibekali dengan prosesor generasi kelima (5G), yang disebut dengan balong 5000. 

Pihak Huawei mengklaim bahwa balong 5000 merupakan modem 5G yang paling kuat, yang mampu memberikan kecepatan 5G hingga 6,5 Gbps. Modem Balong 5000 ini telah pertama kali diperkenalkan bersama dengan chipset 7nm Kirin 980 di acara IFA 2018 lalu di Jerman.

Dengan melemahnya penjualan dua pesaing terbaiknya yaitu Samsung dan Apple tentu membuat Huawei semakin optimis untuk bisa menjadi vendor smartphone nomor satu di dunia.

Bahkan antara Samsung dan Apple pun tak bisa menahan laju penurunan penjualan di banyak negara, terutama di China. Permintaan ponsel di China saat itu terus mengalami penurunan yang disebabkan dengan pertumbuhan ekonomi yang berada di laju terendah sepanjang hampir tiga dekade.

Lalu di sepanjang tahun 2018, Samsung juga mengalami penurunan laba usaha mencapai 12 % setiap tahunnya menjadi 13,3 triliun won (Rp 170,1 triliun). Dan saat itu sasaran pasar Samsung di China memang terus mengalami penurunan yang drastis di akhir tahun 2017 hanya tersisa 0,8%. Hal ini tentunya telah berdampak pada salah satu pabrik di Tianjin yang mengalami gulung tikar.

Sementara itu hal yang serupa juga terjadi pada Apple. Perusahaan yang dimiliki Steve Jobs tersebut, hanya bisa menjual 213  juta unit handphone di tahun 2018.

Sebuah analisis percaya bahwa pengiriman ponsel iPhone akan mengalami penurunan menjadi 204 juta di tahun 2019, sebelum jatuh lebih jauh lagi menjadi 200 juta di tahun 2020.

Penurunan penjualan Apple dan Samsung di China diakibatkan karena melemahnya ekonomi China yang disebabkan dari perang dagang antara China dan AS, sehingga banyak konsumen China yang beralih pada merk China produk lokal daripada Samsung dan Apple.

Lompatan Huawei yang Semakin Pesat

Huawei telah berhasil melakukan lompatan yang semakin pesat dalam dunia industri smartphone. Jika dibandingkan dengan Samsung dan Apple, Huawei merupakan sebuah vendor baru dalam industri smartphone yang awal debutnya tahun 2010.

Sebuah vendor yang memiliki logo bunga merah tersebut pertama kali menciptakan smartphone yang dinamakan IDEOS dengan dibekali sistem operasi seluler android Google. Namun akhirnya, tidak ada yang menyangka bahwa tahun 2018 perusahaan ini telah sukses merilis handset yang memiliki chip dari teknologi kecerdasan buatan atau AI dengan fitur tercanggih di dunia. Beberapa varian yang mengusung sebuah teknologi terkini menjadi tambang emas Huawei. Bahkan beberapa smartphone buatannya yang menjadi varian terlaris di kelas midi-range adalah seri dari Huawei Nova 2 dan Huawei Nova 3i. Hingga akhirnya seri P yaitu, Huawei P10, P20 pro dan Huawei Mate 10, Mate 20 dan Huawei Mate 20 Pro juga ikut mengikuti varian terlaris di smartphone flagship yang sukses bersaing dengan Samsung Galaxy dan iPhone.

Silahkan Share Artikel Ini:

About Dedy Akas

Orangnya biasa saja, menerima apa adanya, akan tetapi kritis ketika berusaha. Silahkan Bookmark this page (Ctrl+D). Website ini mampu loading, walaupun koneksi internet lambat. Jangan lupa untuk memberikan kritik, saran dan komentar. Article and Content Protected by DMCA. Terima kasih telah berkunjung. Salam, Dedy Akas Website

Check Also

Raih Ragam Manfaat Aplikasi Payroll Online (Foto-Pexels)

Raih Ragam Manfaat Aplikasi Payroll Online

Perusahaan skala menengah ke atas dengan ribuan sumber daya manusia tentunya membutuhkan pengelolaan karyawan dan …

7 comments

  1. Sepertinya Huawei bisa menjadi pelopor 5G nih. Dan saya juga mengapati sepak terjangnya perusahaan Huwai ini, entah di luar negeri atau di dalam negeri. Sepertinya akan menjadi rajanya.

    • Huawei semenjak 2017 sudah sangat aktif dan gencar dalam melakukan inovasi-invoasi baru, sepertinya di tahun 2019 prestasinya akan semakin cemerlang ya Mas…

  2. Kalau dilihat dari desain saya lebih memilih huawei, rasanya elegan dan profesional

  3. Dulu sempat sebelah mata sama namanya produk huawei, tapi setelah berjalan waktu huawei malah makin maju dengan merilis beberapa produk smartphone terbarunya seperti Huawei Mate 20 Pro, dan akan juga rilis penerusnya dari mate 20 pro tadi. Bakalan melonjak terus ini penjualan ini di Indonesia wkwkww 🙂

    Salam kenal ya mas 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *