Home > Artikel > 6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya

6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya. Pada dasarnya komputer itu jarang rusak, namun ada beberapa komponen yang diharuskan ganti, atau sudah tutup usia, sehingga diperlukan pergantian hardware, beberapa hardware yang sering bermasalah adalah; RAM, HARDDISK, MOTHERBOARD, PROCESSOR, VGA CARD dan POWER SUPPLY

 

Jangan pernah melakukan overlock tidak tahu aturannya, umumnya overlocking hanya berlaku untuk komputer yang masih dalam kondisi baru dan sehat wal’afiat, karena ketika overlocking bekerja, maka akan berdampak pada pembebanan kerja pada hardware seperti; RAM, VGA CARD, MOTHERBOARD, HDD, mereka dipaksa bekerja secara maksimal atau dipaksa overlock, maka salah satunya akan rusak permanen atau fatal.

Jadi jangan pernah coba hal ini pada komputer yang sudah tua ya!!

 

Baiklah mari kita fokus pada penyakit komputer yang sudah tua.


6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya
6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya

 

Berikut 6 penyakit komputer yang sudah tua dan cara mengatasinya:

 

  1. RAM

Komputer restart terus, hanya sampai di-bios lalu restart lagi balik ke bios, tidak mau masuk ke Windows. Jika kejadian ini mirip dengan yang anda alami, maka langkah pertama cek RAM-nya. Jika RAM-nya masih tertolong, biasanya hanya dibersihkan pada sisi kuningannya dengan penghapusan pensil, maka komputer sudah bisa normal hidup kembali seperti sedia kala. Namun jika tidak berhasil bisa menggunakan RAM pada komputer yang satunya (dengan syarat memiliki spek yang sama). Namun jika tidak mempunyai komputer/ram yang lainnya, maka silahkan bawa ke tempat servis komputer, bilang saja “Tolong cekin ramnya”, biasanya tekhnisi langsung mencoba dengan ram yang ia miliki. Jika komputer ternyata bisa loading sampai ke windows berarti penyakitnya adalah ram, maka silahkan ganti ram-nya.

 

  1. HARDDISK

Ada-ada saja jika komputer sudah tua, tiba-tiba bios tidak bisa mendetek harddisk yang terpasang, sudah dicoba dengan ganti kabel yang lainnya, namun tetap saja harddisk tidak mau muncul di bios, biasanya kerusakan utama terjadi pada motherboard harddisk, jika hal ini terjadi maka anda harus mencari servis yang khusus menangani special harddisk, karena masing-masing motherboard harddisk tidak sama, bahkan harus menunggu lama, untuk mendapatkan motherboard harddisk yang serupa.

Akan tetapi jika tidak ada data yang penting, dan sudah di ‘DO’ bukan kabel, melainkan harddisknya, maka langsung saja ganti harddisk, untuk memulai installasi windows + driver + aplikasi pendukung lainnya, agar komputer kembali normal dan bisa dipakai seperti sedia kala.

 

  1. MOTHERBOARD

Nah, ini yang agak ribet, jika kerusakan sudah sampai ke motherboard, hal pertama yang harus dilakukan cek keuangan anda, karena hardware yang satu ini, harus membeli yang baru, namun jika tetap mencari harga yang mirip, bisa mencari motherboard second, akan tetapi konsekuensinya adalah garansinya tidak berlangsung lama, biasanya hanya seminggu sampai satu bulan. Juga motherboard pergantian bisa merembet kepada hardware lainnya seperti, VGA dengan socket yang berbeda, beda RAM, bahkan untuk ukuran power supply-nya. Sebisa mungkin cari motherboard yang masih mendukung dari hardware sehat, yang masih tersisa. Demi untuk menekan biaya tak terduga.

 

  1. PROCESSOR

Untuk hardware yang satu ini, agak jarang rusak. Namun jika ia rusak, biasanya dijual satu set dengan motherboard, namun banyak juga tempat service computer yang menjualnya secara terpisah. Dampak yang diakibatkan ketika processor sudah rusak adalah, komputer tidak mau hidup, bahkan sampai bios-pun tidak akan keluar.

 

  1. VGA CARD

Dampak yang terjadi jika VGA CARD rusak adalah, komputer dan monitor hidup, akan tetapi tidak ada tampilan gambar dilayar monitor. Langkah awal adalah dengan membersihkan bagian kuningan dengan penghapusan pensil, jika anda beruntung, maka komputer akan kembali hidup seperti sedia kala. Namun jika tidak, maka bisa membelinya, karena hardware ini dijual terpisang, carilah dengan spek yang sesuai dengan motherboard, atau kalau perlu cari merk yang sama dengan contoh vga yang sudah rusak tersebut.

 

  1. POWER SUPPLY

Listrik sudah nyala, kabel power sudah dicolok, tombol power sudah ditekan, tapi komputer tidak mau hidup sama sekali, tidak ada nyala lampu indicator atau-pun lampu lainnya. Jika kabel power memang OK, masih normal, maka kecurigaan ada pada power supply, dikarenakan komponen ini terjual terpisah maka anda bisa membelinya di toko komputer. Buat jaga-jaga silahkan bawa contoh power supply yang lama untuk melihat jumlah pin-nya.

Jika memang seratus persen penyakit ada di power supply, maka ketika diganti dengan power supply yang baru, maka komputer akan hidup normal kembali.


Bagian bagian komputer
Bagian bagian komputer

 

Baca Juga:

3 Cara Mencegah Agar Komputer Tidak Cepat Panas

3 Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Cepat Panas

Komputer Tidak Bisa Baca Flashdisk Coba Cek Power Supply

 

Demikianlah artikel dari Dedy Akas Website tentang: 6 Penyakit Komputer Yang Sudah Tua Dan Cara Mengatasinya

Silahkan Share Artikel Ini:

About Dedy Akas

Orangnya biasa saja, menerima apa adanya, akan tetapi kritis ketika berusaha. Silahkan Bookmark this page (Ctrl+D). Website ini mampu loading, walaupun koneksi internet lambat. Jangan lupa untuk memberikan kritik, saran dan komentar. Article and Content Protected by DMCA. Terima kasih telah berkunjung. Salam, Dedy Akas Website

Check Also

Tips Memilih AC yang Bagus Berikut dengan Merk AC

Tips Memilih AC yang Bagus Berikut dengan Merk AC

DedyAkas.com – Tips Memilih AC yang Bagus Berikut dengan Merk AC. AC atau disebut dengan …

6 comments

  1. Dzaky Dewan

    Jadi tambah pengetahuanku tentng komputer nih, repotnya itu sparepark nya yg mahal ya gan!

    • Tergantung hardware-nya juga, kalau komputer model lama, masih agak murah, tapi untuk komputer yang model sekarang, speknya rata-rata tinggi-tinggi, maka otomatis harga juga jadi mahal… 😀

  2. Saya sudah pernah ganti semua mas mulai dari prosesor ram power suply sampai motherboard emang sih menguras kantong tapi masih lebih murah dari pada beli baru

    • Iya betul Mas Dwi… jika beli komputer yang baru, konsekuensinya akan ada beberapa hardware yang lama, tidak cocok atau tidak bisa dipakai di komputer yang baru… 😀

  3. kalau kebutuhannya gede, mending harus di upgrade ya kang beberapa komponen diatas, terutama buat processor dan ramnya

    • Ram-nya bisa tambah atau diganti dengan yang lebih besar, namun untuk processor harus ikut motherboard-nya… 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *